PT Carano Integrasi Teknologi Serahkan Perangkat IoT kepada LPPM untuk Penguatan Riset

Padang — PT Carano Integrasi Teknologi menyerahkan perangkat Internet of Things atau IoT kepada Universitas Ekasakti sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan riset teknologi terapan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan serah terima perangkat IoT tersebut berlangsung di Rektorat Universitas Ekasakti, Padang.

Serah terima ini menjadi tindak lanjut nyata dari kerja sama antara Universitas Ekasakti dan PT Carano Integrasi Teknologi dalam mendorong pengembangan riset berbasis Internet of Things. Dukungan perangkat tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan riset IoT yang sedang dikembangkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ekasakti.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd.; Kepala LPPM Universitas Ekasakti, Prof. Dr. I Ketut Budaraga; beserta jajaran Universitas Ekasakti. Dari pihak PT Carano Integrasi Teknologi hadir perwakilan PT CIT dalam rangka menyerahkan perangkat IoT sebagai dukungan terhadap agenda riset dan inovasi teknologi di Universitas Ekasakti.

Penyerahan perangkat IoT ini memiliki makna strategis karena menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Melalui dukungan tersebut, Universitas Ekasakti diharapkan dapat mengembangkan riset yang tidak hanya berorientasi pada luaran akademik, tetapi juga menghasilkan solusi teknologi yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd., menyambut baik dukungan dari PT Carano Integrasi Teknologi. Menurutnya, kerja sama dengan dunia industri merupakan langkah penting dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dukungan perangkat IoT ini juga sejalan dengan semangat kampus berdampak, yaitu perguruan tinggi yang mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui riset, inovasi, dan penerapan ilmu pengetahuan. Universitas Ekasakti terus mendorong agar kegiatan penelitian dapat diarahkan pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital dan sistem berbasis data.

Kepala LPPM Universitas Ekasakti, Prof. Dr. I Ketut Budaraga, menyampaikan bahwa perangkat IoT yang diserahkan oleh PT Carano Integrasi Teknologi akan mendukung penguatan aktivitas riset di lingkungan LPPM. Dukungan ini menjadi modal penting untuk melanjutkan beberapa agenda riset yang sebelumnya telah dirancang, terutama riset yang berkaitan dengan pemantauan lingkungan, kebencanaan, energi, smart city, jaringan telekomunikasi, dan teknologi terapan lainnya.

Harry Setya Hadi, S.Kom., M.Kom., selaku bagian dari jajaran LPPM Universitas Ekasakti yang fokus pada riset Internet of Things, menyampaikan bahwa bantuan perangkat IoT dari PT CIT menjadi dorongan penting bagi keberlanjutan riset. Menurutnya, perangkat tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengembangan prototipe, sistem monitoring, pengumpulan data berbasis sensor, serta pengujian teknologi IoT pada berbagai skenario riset.

“Alhamdulillah, dukungan perangkat IoT dari PT Carano Integrasi Teknologi ini sangat berarti bagi keberlanjutan riset di Universitas Ekasakti. Perangkat ini akan membantu mempercepat pengembangan riset yang sebelumnya sempat tertunda, sehingga dapat dilanjutkan kembali secara lebih terarah dan aplikatif,” ujar Harry Setya Hadi.

Ia menambahkan bahwa riset IoT memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam berbagai bidang strategis. Pada bidang lingkungan, perangkat IoT dapat digunakan untuk pemantauan kualitas udara, kualitas air, suhu, kelembaban, dan kondisi ekosistem secara real time. Pada bidang kebencanaan, teknologi IoT dapat diarahkan untuk sistem deteksi dini banjir, longsor, gempa, dan kondisi darurat lainnya. Sementara pada bidang energi, IoT dapat dimanfaatkan untuk pemantauan konsumsi energi, efisiensi penggunaan listrik, dan pengembangan sistem energi cerdas.

Selain itu, riset IoT juga relevan dengan pengembangan smart city dan jaringan telekomunikasi. Melalui integrasi sensor, konektivitas, dan sistem berbasis data, riset IoT dapat mendukung pengelolaan layanan publik, sistem monitoring perkotaan, efisiensi komunikasi data, serta pengambilan keputusan berbasis informasi yang lebih akurat.

Universitas Ekasakti juga membuka diri terhadap masukan dari industri dalam pengembangan agenda riset. Kolaborasi dengan PT Carano Integrasi Teknologi diharapkan dapat menjadi jembatan antara kebutuhan akademik dan kebutuhan praktis industri, terutama dalam bidang jaringan telekomunikasi, konektivitas perangkat, sistem monitoring, dan penerapan teknologi IoT di lapangan.

Serah terima perangkat IoT ini juga menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama Universitas Ekasakti dengan PT Carano Integrasi Teknologi yang sebelumnya telah dituangkan dalam Nota Kesepahaman Nomor 710/UNES/V/2026 dan Nomor 078/CIT-MOU/V/2026. Dokumen kerja sama tersebut memuat komitmen kedua belah pihak untuk mensinergikan potensi sumber daya dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. ?

710 MoU UNES CIT 2026.pdf

Melalui dukungan PT Carano Integrasi Teknologi, Universitas Ekasakti berharap pengembangan riset IoT dapat semakin kuat, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat. Perangkat IoT yang diterima diharapkan menjadi langkah awal untuk mempercepat hilirisasi hasil penelitian menjadi inovasi teknologi yang dapat diuji, dikembangkan, dan diterapkan secara langsung.

Kerja sama ini sekaligus memperkuat posisi Universitas Ekasakti sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong riset terapan, inovasi teknologi, kolaborasi akademik-industri, dan pengembangan kampus berdampak. Dengan dukungan perangkat IoT dari PT Carano Integrasi Teknologi, riset Universitas Ekasakti diharapkan mampu memberikan kontribusi ilmiah dan praktis dalam menjawab tantangan pembangunan berbasis teknologi, termasuk pengembangan smart city, jaringan telekomunikasi, dan solusi digital bagi masyarakat.(Harry/LPPM)