LPPM Universitas Ekasakti Bahas Riset Lingkungan IoT Bersama DLH Kota Padang dan PT CIT

Padang, 20 Mei 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ekasakti melaksanakan diskusi akademik dan riset terapan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang dan PT Carano Integrasi Teknologi pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor Universitas Ekasakti ini membahas pengembangan riset alat monitoring sungai berbasis Internet of Things sebagai upaya penguatan sistem pemantauan lingkungan di Kota Padang.

Fokus utama pembahasan diarahkan pada pengembangan alat monitor Sungai Lubuk Peraku hingga kawasan muara Padang. Sistem ini dirancang untuk mendukung pemantauan kondisi sungai secara lebih sistematis, real-time, dan berbasis data. Melalui pendekatan teknologi IoT, perangkat monitoring diharapkan mampu menghasilkan informasi lingkungan yang relevan untuk mendukung analisis kualitas air, identifikasi potensi pencemaran, serta perumusan strategi pengelolaan sungai secara berkelanjutan.

Kegiatan ini mencerminkan implementasi konsep kampus berdampak , yaitu peran aktif perguruan tinggi dalam menghasilkan riset yang tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian persoalan lingkungan daerah. Dalam konteks ini, Universitas Ekasakti melalui LPPM berupaya memperkuat fungsi riset terapan yang dapat membantu Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang dalam meningkatkan efektivitas pengawasan lingkungan, khususnya pada wilayah aliran sungai yang memiliki nilai ekologis dan sosial bagi masyarakat.

Kolaborasi antara Universitas Ekasakti, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, dan PT Carano Integrasi Teknologi menjadi bentuk sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan sektor teknologi. LPPM Universitas Ekasakti berperan dalam penguatan aspek akademik, metodologi riset, dan kajian ilmiah. Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang memberikan perspektif kebutuhan lapangan, kebijakan lingkungan, dan arah pemanfaatan data. Sementara itu, PT Carano Integrasi Teknologi mendukung pengembangan solusi teknologi berbasis IoT yang dapat diaplikasikan dalam sistem monitoring sungai.

Riset ini juga diarahkan agar alat monitoring tersebut dapat dikembangkan menjadi bagian dari patroli sungai di Kota Padang . Dengan adanya perangkat berbasis IoT, kegiatan patroli sungai tidak hanya bergantung pada pengamatan manual, tetapi dapat diperkuat melalui sistem pemantauan digital yang bekerja secara kontinu pada titik-titik strategis. Data yang diperoleh dari alat tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis bukti dalam pengendalian pencemaran sungai.

Pengembangan alat monitor sungai ini memiliki nilai strategis karena berhubungan langsung dengan kebutuhan pengelolaan lingkungan perkotaan. Sungai Lubuk Peraku hingga muara Padang merupakan kawasan yang perlu mendapatkan perhatian dalam aspek pemantauan kualitas lingkungan, terutama karena sungai berperan sebagai bagian penting dari ekosistem kota. Oleh karena itu, riset ini diharapkan dapat menghasilkan model pemantauan lingkungan yang aplikatif, terukur, dan dapat direplikasi pada wilayah sungai lainnya di Kota Padang.

Melalui diskusi ini, Universitas Ekasakti menegaskan komitmennya untuk memperkuat riset lingkungan berbasis teknologi sebagai kontribusi nyata perguruan tinggi bagi pembangunan daerah. Riset alat monitor sungai berbasis IoT tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap perancangan prototipe, tetapi dapat dilanjutkan pada tahap pengujian, validasi data, implementasi lapangan, dan pengembangan sistem patroli sungai berbasis teknologi.

Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen awal kolaborasi antara Universitas Ekasakti, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, dan PT Carano Integrasi Teknologi. Diskusi ini diharapkan menjadi pijakan bagi penguatan riset lingkungan, inovasi teknologi monitoring sungai, serta penerapan konsep kampus berdampak dalam mendukung tata kelola lingkungan hidup di Kota Padang.(Harry/LPPM)