Padang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ekasakti menyampaikan informasi mengenai Program Hilirisasi Riset Strategis–Pendanaan Hackathon Deeptech 2026 . Program ini menjadi peluang bagi perguruan tinggi untuk mendorong hasil penelitian agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi berkembang menjadi inovasi dan solusi yang dapat diterapkan secara nyata.
Program Hackathon Deeptech merupakan bagian dari upaya penguatan hilirisasi hasil riset yang diselenggarakan oleh Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan dukungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP.
Melalui program ini, perguruan tinggi didorong untuk menyelenggarakan kegiatan hackathon berbasis teknologi mendalam atau deep technology . Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempertemukan peneliti, dosen, mahasiswa, pakar, industri, pemerintah, serta berbagai mitra strategis dalam proses pengembangan inovasi berbasis hasil penelitian.
Pengajuan proposal dilakukan melalui aplikasi Hiliriset . Tahapan awal dimulai dengan pengajuan akun operator perguruan tinggi. Setelah akun diperoleh, operator dapat melengkapi usulan program, menyusun Rencana Anggaran Biaya atau RAB, mengunggah dokumen pendukung, dan mengirimkan proposal melalui sistem.
Perwakilan perguruan tinggi dapat mengakses aplikasi Hiliriset untuk mengajukan pembuatan akun operator serta melengkapi data dan dokumen pendukung yang diperlukan.
Pada halaman pengajuan, tim penyelenggara harus melengkapi sejumlah komponen penting, antara lain:
Data proposal dapat disimpan terlebih dahulu sebagai draf sebelum diajukan. Tim pengusul juga wajib melengkapi anggota tim beserta identitas, unit kerja, jabatan, peran, dan tugas masing-masing.
Dalam penyusunan RAB, pengusul terlebih dahulu membuat daftar aktivitas program. Setiap aktivitas wajib dihubungkan dengan indikator yang relevan agar penggunaan anggaran mendukung pencapaian luaran program.
Pengusul kemudian menentukan bagian dan kelompok anggaran, menambahkan komponen pembiayaan, serta menyimpan setiap kelompok RAB sebelum menambahkan kelompok anggaran lainnya.
Selain kelengkapan proposal dan anggaran, program ini juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan mitra. Mitra dapat berasal dari dunia usaha dan dunia industri, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, maupun lembaga lain yang relevan dengan tema dan target hilirisasi inovasi.
Keterlibatan mitra diharapkan dapat memperkuat proses validasi kebutuhan, pengembangan prototipe, pengujian teknologi, penyusunan model bisnis, hingga penerapan hasil inovasi di tengah masyarakat atau dunia industri.
LPPM Universitas Ekasakti mengajak dosen, peneliti, pengelola program studi, pusat studi, serta unit kerja terkait untuk mempelajari panduan program dan mempersiapkan gagasan terbaik. Proposal yang disusun diharapkan memiliki permasalahan yang jelas, solusi berbasis riset, tim multidisiplin, dukungan mitra, serta potensi dampak yang dapat diukur.
Sebelum proposal dikirimkan, pengusul perlu memastikan seluruh bagian telah terisi dengan benar. Setelah proses submit , isi proposal tidak dapat diubah kembali. Oleh karena itu, pemeriksaan terhadap substansi usulan, dokumen, aktivitas, mitra, dan RAB harus dilakukan secara menyeluruh.
Informasi mengenai persyaratan dan ketentuan program dapat dibaca dalam Panduan Program Hilirisasi Riset Strategis–Pendanaan Hackathon Deeptech 2026 yang tersedia pada aplikasi Hiliriset. Layanan pusat bantuan dapat diakses pada hari Senin sampai Jumat, pukul 09.00–17.00 WIB.
Melalui keikutsertaan dalam program ini, Universitas Ekasakti diharapkan dapat memperluas kolaborasi, meningkatkan kesiapan teknologi hasil penelitian, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi industri, pemerintah, masyarakat, dan pembangunan nasional.(harry/lppm)